Menu Home

INSTAL PROXY SQUID LUSCA

Instal Proxy Squid Lusca – Proxy merupakan suatu server yang mejembatani atau sebagai perantara antara user dengan server lain. Sehingga tugas dari proxy itu sendiri secara garis besar meneruskan permintaan dari user ke server. Proxy dewasa ini banyak digunakan di kalangan masyarakat. Kemampuaan untuk menyembunyikan identitas dan menghindari pemblokiran akses ke server merupakan kelebihan proxy yang paling sering digunakan.

Proxy server juga dapat digunakan untuk mempercepat koneksi internet. Cara kerjanya sama dengan squid di Linux, yakni dengan otomatis menyimpan semua file yang kita download saat mengakses situs di cache. Di sana semua konten, alamat, teks, gambar dan halaman web disimpan. Pada saat kita mengakses situs untuk pertama kali, squid akan secara otomatis menyimpannya dan membuat link bayangan agar saat halaman yang sama dibuka untuk kedua kali, browser tidak langsung mendownload dari situs aslinya. Melainkan mendownload dari cache squid.

Sama seperti Squid, Lusca merupakan cabang dari squid-2 development tree. Lusca bertujuan untuk memperbaiki kekurangan dalam basis kode squid-2.

Pada kasus kali ini saya menggunakan perangkat PC proxy IP :  10.10.1.100 dan Hardisk 500 GB hanya  1 partisi saja. Sehingga  jika kalian ingin membuat partisi hardsik lebih dari 1 silakan menyesuaikan.

 Berikut alurnya instal proxy squid lusca :

  1. Update & upgrade repositor Ubuntu 
apt-get update && apt-get upgrade -y && apt-get dist-upgrade -y && apt-get install squid -y && apt-get install squid squidclient squid-cgi -y && apt-get install gcc -y && apt-get install build-essential -y && apt-get install sharutils -y && apt-get install ccze -y && apt-get install libzip-dev -y && apt-get install automake1.9 -y && wget http://proxy-ku.googlecode.com/files/LUSCA_FMI.tar.gz && tar xzvf LUSCA_FMI.tar.gz && cd LUSCA_FMI/ && make distclean

 

  1. Lakukan perintah compile Untuk Lusca FMI
./configure --prefix=/usr --exec_prefix=/usr --bindir=/usr/sbin --sbindir=/usr/sbin --libexecdir=/usr/lib/squid --sysconfdir=/etc/squid --localstatedir=/var/spool/squid --datadir=/usr/share/squid --enable-http-gzip --enable-async-io=24 --with-aufs-threads=24 --with-pthreads --enable-storeio=aufs --enable-linux-netfilter --enable-arp-acl --enable-epoll --enable-removal-policies=heap --with-aio --with-dl --enable-snmp --enable-delay-pools --enable-htcp --enable-cache-digests --disable-unlinkd --enable-large-cache-files --with-large-files --enable-err-languages=English --enable-default-err-language=English --with-maxfd=65536 && make && make install

 

  1. Setting squid.conf dan storeurl.pf

-File “squid.conf” yang telah disesuaikan ke folder: /etc/squid/

-File “storeurl.pl” ke folder: /etc/squid/

-File “squid” ke folder: /etc/init.d/

Jika belum mempunyai filen squid.conf dan storeurl.pf bisa di download di sini 

 

  1. Memberikan izin akses kepada user squid
chmod +x /etc/init.d/squid && /etc/init.d/squid stop

 

  1. Memberikan permission pada folder cache
chown proxy:proxy /cache && chmod 777 /cache chown proxy:proxy /etc/squid/storeurl.pl && chmod 777 /etc/squid/storeurl.pl && chmod +x /etc/init.d/squid

 

  1. Membuat folder swap/cache di dalam folder cache
/etc/init.d/squid stop

squid -f /etc/squid/squid.conf -z && /etc/init.d/squid restart

 

Sampai step 6 seharusnya proxy sudah bisa digunakan, silakan melakukan modifikasi sendiri sesuai keinginan kalian. Misalnya di modifikasi dengan digabungkan dengan mikrotik. Untuk tutorial Setting Proxy eksternal di mikrotik  akan di bahas di artikel selanjutnya 🙂

 

 

 

Categories: Proxy

Tagged as:

alur data

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *